CERAMAH RAMADHAN 1433H oleh IBRAHIM ONEKHESI GULO
أسلام عليكم و رحمه لله و برك
CERAMAH RAMADHAN
3TINGKATAN PUASA RAMADHAN.......
yaa ayyuhaa alladziina aamanuu kutiba 'alaykumu alshshiyaamu kamaa kutiba 'alaa alladziina min qablikum la'allakum tattaquuna {AL-BAQARAH 183}
[2:183]
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana
diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa
Kaum Muslimin wal Muslimat yang di rahmati Allah, dalam
melaksanakan ibadah puasa, dibutuhkan ilmu, berdasarkan sebuah hadist: "Barang siapa berpuasa dengan IMAN dan PENUH PERHITUNGAN, Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan akan datang"
seharusnya kita mengetahui, puasa yang baik dan bermanfaat, dan puasa
kita itu kita posisikan di posisi mana agar kita mendapatkan manfaat
dari puasa kita tersebut. ibadah puasa ini ada 3 tingkatan.
Yaitu...........
1. PUASA `AWAM
Artinya: Orang orang yang hanya memuasakan perutnya saja, dan menahan kemaluannya untuk berhubungan pada siang hari. Tetapi, Ia tidak menjaga TELINGA, LIDAH, DAN MATANYA, dari pada hal-hal yang di benci oleh ALLAH, telinganya masih mau mendengarkan perkatan-perkatan yang keji, matanya masih suka melihat yang haram, lidahnya masih suka berbujing. inilah yang disebut PUASA `AWAM, diposisikan kepada puasa yang paling terendah.
2. PUASA KHAWAS
Artinya: Puasa orang-orang khusus, di samping ia puasakan perutnya, ia juga ia juga menjaga anggota-anggota tubuhnya dari pada berbuat dosa, puasa khawas ini sempurna apabila ia dapat menekuni beberapa hal:
- Menjaga MATANYA dari pada penglihatan yaram, mepandang dengan sahwat, baik laki-laki yang memandang perempuan dan begitu juga sebaliknya, karna sebenarnya itu semua umpan seytan untuk menjerumuskan anak/cucut Adam, ke dalam dosa, agar merka masuk ke dalam NERAKA.
- Menahan TELINGANYA mendengarkan perkataan yang tidak baik, baik itu benar atau pun salah.
- Menahan LIDAHNYA dari pada berbujing, karna berbujing, berdusta, bersumpah palsu, itu dapat menghabisi pahala-pahala puasanya, yang sangat kita takuti, Rasulullah saw pernah bersabda,"Betapa banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan apapun selain rasa haus & lapar saja". ~ HR. Ahmad & Ad-Darimi~
- Ia menjauhi makanan yang SUBHA di saat berbuka, karna ibadahnya dari yang halal tetapi berbuka dengan yang haram, ibarat membagun sebuah gedung, dan meruntuhkan sebuah kota. sama sekali tiada artinya
- Makan
secukupnya disaat berbuka, kaRna Allah membenci yang berlebihan, jangan
seperti yang pernah kita lihat, seperti makan balas dendam kepada
puasa, kolak masuk, es cendol, kue lah, buah-buahan, roti juga, dan
segala macam, masuk semua, na`uzubillah.
0 Response to "CERAMAH RAMADHAN 1433H oleh IBRAHIM ONEKHESI GULO"
Post a Comment